Fitnah adalah yang menjadi pangkal permasalahan dari film “Mihrab Cinta” ini. Dampak dari sebuah fitnah memang sungguh luar biasa. Sungguh dampak fitnah itu sangat kejam. Sebagaimana Allah sampaikan dalam salah satu ayatnya bahwa “Sesungguhnya fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan”. Film Dalam Mihrab Cinta adalah film yang dibintangi oleh Dude Herlino, Asmirandah, Meyda Sefira, Boy Hamzah, El Manik, Elma Theana, Neno Warisman, Berliana Febrianti, Iszur Muchtar dengan sutradara Habiburrahman El Shirazy dan di produksi oleh Sinemart Pictures. Syamsul (Dude Harlino) pemuda 20 tahun-an bertekad menuntut ilmu di sebuah pesantren di Kediri, meninggalkan kehidupannya yang cukup nyaman. Disini ia bertemu dengan Zizi (Meyda Sefira) putri pemilik pesantren yang pernah ditolongnya ketika dijambret di kereta, yang kejadian tersebut membuat mereka jadi dekat. Dipesantren ini Syamsul terusir karena dituduh mencuri akibat fitnah sahabatnya sendiri Burhan (Boy Hamzah). Kebencian burhan kepada Syamsul yang dekat dengan Zizi membuat hatinya terdorong untuk menjerumuskan Syamsul kepada keadaan yang sangat tidak menguntungkan bagi Syamsul, setelah diputuskan dikeluarkand ari pesantren, kemudian Syamsul harus siap menanggung cacian dan makian dari kakak, dan ayahnya yang sangat membenci Syamsul karena dianggapnya telah mencemarkan anma baik keluarga Pak Bambang seorang pengusaha batik Pekalongan yang cukup terkenal itu.. Kemudian karena keluarganya sendiri juga tidak mempercayainya, hingga benar-benar membuat Syamsul menjadi seorang pencopet. Di tengah kekacauan dan kegelapan hidupnya ini Allah memberikan jalan baginya untuk bertobat dan mempertemukannya dengan Syilvie (Asmirandah) seorang gadis solehah. Yang menjadi suatu keanehan adalah setiap dompet yang ia copet dia mencatat pemilik dompet tersebut. Hal itu yang menjadi penyebab ia bertemu dengan syilvie .
Banyak sekali hikmah yang bisa kita ambil dari film Mihrab Cinta ini diantaranya adalah janganlah kita menjadi orang yang berani membuat, dan menyebabkan adanya fitnah, ataupun juga janganlah kita menyebarkan fitnah itu kepada orang lain, karena sesungguhnya dampak fitnah itu sangat besar dan mengerikan. Seberat apaun ujian dan cobaan dari Allah, maka kita harus bisa menerimanya dengan lapang dada. Dan hadapi dengan terus bergantung kepada Allah. Jangan berpaling karena ketika berpaling pastilah setan yang akan menganggu dan menggelincirkan kita kejurang yang menyesatkan. Sesungguhnya yang benar itu benar dan yang buruk itu buruk. Dan semuanya akan ada balasan dari Allah. Jodoh itu ada ditangan Allah. Maka semuanya serahkan saja kepada Allah. Jangan jadi putus asa atau gantung diri ketika jodoh yang kita inginkan tidak jadi dengan kita atau malah jadi dengan orang lain. Dan yakinlah bahwa semua yang Allah berikan kepada kita, itu adalah yang terbaik dimatanya, karena tidak mungkin Allah memberikan sesuatu yang merugikan hambanya, kecuali memang hambanya sendiri yang telah merugikan sendiri yang menyebabkan Allah memberikan sesuatu yang dianggap manusia itu merugikan.
Film ini menjadi salah satu bukti bahwa berdakwah tidak hanya bisa dilakukan melalui ceramah saja, tetapi film juga bisa digunkan sebagai media untuk berdakwah. Tentunya berdakwah melalui film akan lebih menarik dan pesan-pesan yang disampaikan juga lebih mengena.
jadi pengen liat,,,,aq belom liat
BalasHapus