My Name is khan adalah sebuah film yang mengangkat kisah seorang muslim India yang tinggal di Amerika Serikat. Dimana kultur yang berbeda serta peristiwa – peristiwa rasis lainnya mewarnai kehidupannya di Amerika Serikat. Kisah ini berawal dari Rizvan Khan, seorang warga India yang beragama Islam. Dia adalah seorang pemuda yang menderita kelainan, yang bisa dikatakan agak terbelakang mental. Sebelumnya ia hidup dengan damai di India. Hingga pada suatu saat, ketika ibunya meninggal dunia, ia memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat mengikuti jejak adiknya yang telah terlebih dahulu sukses disana. Akhirnya disana ia bekerja sebagai sales membantu adiknya. Awalnya hidupnya baik – baik saja, hingga ia bertemu dengan wanita yang membuatnya jatuh hati. Ia bertemu dengan Mandheera yang berhasil merebut hatinya. Dan agama yang berbeda bahkan tidak menghalangi mereka untuk bersama. Karena Mandheera adalah seorang penganut Hindu. Dan ia seorang janda yang memiliki seorang anak yang bernama Sameer.
Awal permasalahan tibul dari peristiwa Black September. 9 September, dimana terjadi serangan terorisme di gedung World Trade Center (WTC), membawa pengaruh besar bagi hidup keluarga kecll ini. Sejak saat itu, masyarakat dunia memiliki pandangan yang berbeda dan terkesan negative pada pemeluk agama Islam. Mereka beranggapan bahwa Islam penuh dengan kekerasan dan penghancuran. Kejadian Black September sangat mempengaruhi alur cerita dari film ini. Dimana hidup dari Khan yang semula tentram dan tanpa masalah berarti, berubah 180 derajat sejak kejadian Black September. Pasca kejadian itu, citra Islam yang tercoreng, ikut merusak hidup Khan yang juga seorang Muslim. Disini seakan – akan diperlihatkan bahwa masyarakat masih kaku dalam menghadapi isu – isu seperti ini. Karena selalu mengaitkan apapun yang berhubungan dengan Islam sebagai teroris. Padahal tidak semuanya seperti itu.
Dari film banyak hal dapat kita jadikan pembelajaran. Sebagai generasi yang memiliki intelektual yang tinggi seharusnya kita tidak menelan memntah-mentah tentang apa saja isu yang sedang beredar di masyarakat, belum tentu semua itu benar. Sebagai generasi atau pemuda Islam, marilah kita buktikan kepada dunia bahwa Islam itu luhur, bukan teroris, Islam adalah agama damai, jangan biarkan Islam diinjak-injak oleh orang Barat hanya karena perbuatan segelintir orang Islam yang tidak mencermikan agama Islam. Yang dapat disimpulkan dari film ini adalah banyak orang yang berpikiran dangkal dan menilai seseorang hanya berdasarkan identitas yang dimilikinya tanpa mau tahu apa yang sebenarnya. Hubungan yang baik pun bisa rusak hanya karena hal yang dibuat oleh orang lain yang hanya kita tahu sama secara identitas keagamaannya saja. Masih sering terjadi dalam kehidupan kita, orang – orang yang didiskriminasi hanya karena agamanya yang dianggap salah. Padahal belum tentu semuanya seperti itu. Semakin lama, masyarakat harus semakin pintar dalam menghadapi isu – isu yang sedang berkembang saat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar