"Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah PENULIS"
[Imam Al-Ghazali]

Senin, 19 Desember 2011

MENGENAL DIRI

Saya adalah seorang anak yang merantau ke Surabaya untuk mencari ilmu, mencari jati diri dan mencari arti hidup yang sebenarnya. Hidup merantau memang sulit pada awalnya, tetapi setelah dijalani beberapa lama pasti akan menjadi lebih mudah. Hidup sendiri di perantauan membuat saya menjadi lebih mandiri, mengatur segala apa yang menjadi kebutuhan kita sendiri, harus bisa menyelesaikan segala permasalahan sendiri. Mandiri bukan berarti kita lepas dari orang lain tetapi mengerjakan segala apa vital sendiri, orang lain hanya sebagai pendamping kita di saat kita kesulitan dalam menyelesaikan suatu hal. Mandiri adalah salah satu perubahan besar yang terjadi pada diri saya, sebagai landasan awal untuk melangkah menuju kedewasaan. Saya tidak suka menggantungkan diri saya kepada orang lain. Saya akan berusaha untuk menyelesaikan semua urusan yang bisa saya selesaikan sendiri, tetapi sebagai makhluk sosial tentunya saya tidak bisa menyelesaikannya tanpa bantuan orang lain sama sekali. Hidup di lingkungan yang baru secara tidak langsung memaksa saya untuk bisa beradaptasi dengan segala komponen yang ada di lingkungan tersebut. Semua orang pasti bisa beradaptasi dengan lingkungan yang baru, tetapi yang menjadi perbedaan antara satu orang dengan yang lainnya adalah waktu untuk beradaptasi itu sendiri. Saya adalah salah satu orang yang tidak bisa beradapatasi dengan lingkungan yang baru dengan cepat. Hal itu membawa dampak yang cukup besar dalam hidup saya sekarang. Adaptasi yang belum maksimal mengakibatkan saya menjadi pemalu, pediam dan agak canggung saat berbicara dengan teman yang baru dikenal. Semua orang yang baru mengenal saya pasti akan berpendapat bahwa saya orangnya pendiam, padahal apabila sudah akrab dengan seseorang saya itu bisa jadi orang yang cerewet dan suka bercanda. Saya menjadi pendiam karena saya tidak tahu mau membicarakan apa sebab saya belum tahu banyak tentang orang itu. Tetapi saya terus berusaha melawan hal itu dengan mencoba untuk sok kenal dengan orang-orang yang baru di kenal. Respon dari mereka tidak selalu positif, ada yang tetap cuek dan ada juga yang menanggapinya dengan baik. Bagi  mereka yang cuek apabila di dekati terus menerus lama-lama akan mencair dan saya sudah membuktikan hal itu. Dalam suatu kesempatan terkadang saya belum bisa konsisten, masih plin plan. Hal itu terjadi karena kurang percaya diri dengan keputusan yang telah saya buat dan agak takut menghadapi resikonya , sehingga terkadang masih terpengaruh dengan teman. Sebaiknya saya harus mencari teman yang bisa memberikan dampak positif kepada saya tanpa menghindari teman-teman yang menurut saya akan memberikan dampak negatif.  suka menunda-nunda pekerjaan saat mood saya dalam kondisi tidak baik, karena saya adalah orang yang moody. Terkadang malas dan terkadang juga rajin. Untuk mengendalikannya saya biasanya mengingat tujuan yang ingin saya capai. Kemudian cepat merasa bosan dan jenuh juga menjadi kelemahan saya sehingga saya harus menciptakan sesuatu yang baru dalam hidup saya. Cepat merasa bosan akan mengganggu saya dalam menjalani masa kuliah yang cukup lama sehingga saya sebaiknya bisa memanfaatkan hal itu dengan mencari pengetahua-pengetahuan baru dan menambah semangat untuk bisa lulus cepat. Menurut orang-orang di sekitar saya, saya orangnya rapi karena saya senang apabila melihat sesuatu tertata dengan rapi. Menurut saya dengan kerapian bisa menimbulkan semangat yang lebih untuk menjalani segala sesuatu. Saya orangnya lebih suka berterus terang daripada berbohong, karena apabila saya berbohong sekali maka akan timbul kebohongan-kebohongan yang lain. Selain itu, apabila berterus terang akan lebih tenang, walaupun terkadang hal itu bisa menyakiti orang lain. Tetapi orang lain kan lebih suka apabila kita berterus terang. Untuk mempermudah mengatur waktu, saya selalu merencanakan segala sesuatu yang akan saya lakukan. Karena dengan perencanaan yang saya buat, maka saya akan bisa mempersiapkan segala sesuatu yang akan saya lakukan dan secara tidak langsung hasilnya akan lebih maksimal. Dengan demikian saya bisa mempertimbangkan apa yang akan saya perbuat dan berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak. Saya sering merasa kasihan dengan teman-teman atau orang-orang yang ada di sekitar saya apabila mereka kesusahan, oleh karena itu saya suka membantu orang lain. Hal negatif yang perlu saya koreksi dan perbaiki adalah terkadang saya sampai tidak memikirkan diri saya saat membantu orang lain, seringkali saya berkorban demi membantu orang lain. Dengan kemampuan dan fasilitas yang saya miliki saat ini saya bisa membantu teman atau  orang lain yang membutuhkan. Hidup kita akan lebih bahagia apabila kita bisa membantu dan bermanfaat bagi orang lain. Sesama manusia harus saling membantu karena kita adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain.

1 komentar: